Awas, 35% Kemandulan Pria Penyebabnya Adalah Varikokel

Awas, 35% Kemandulan Pria Penyebabnya Adalah Varikokel

posted in: Kesehatan | 0

Mungkin Anda sudah sering mendengar tentang varises ?

Ya, varises biasanya varises sering muncul di kaki, betis atau tangan. Penyebabnya karena pelebaran pembuluh darah vena yang membawa darah kembali ke jantung,

Lantas apa hubungannya dengan varikokel ini ?

Varikokel merupakan jenis dari varises juga, akan tetapi berbeda tempatnya. Jika varises umumnya di kaki maka varikokel ini terjadi pada pembuluh vena testis atau buah zakar yang disebut Pampiniform Plexus.

Varikokel sering dihubung-hubungkan dengan infertilitas atau kemandulan pria, baik itu infertilitas primer ataupun sekunder. Penjelasan lebih lengkap akan kita bahas di artikel ini.

Apa Penyebab Munculnya Varikokel ?

Penyebab Varikokel
Penyebab Varikokel

Kedua testis pria dibalut oleh korda spermatik yang terlihat seperti tali yang mengakibatkan testis bisa menggantung.Dalam korda spermatik itu pula terdapat pembuluh darah vena, arteri dan juga urat saraf testis.

Pada pembuluh vena testis normal, darah akan dialirkan searah dari testis ke kantung testis (skortum), kemudian di kembalikan ke jantung.biaya operasi varikokel

Untuk membantu fungsi tersebut pembuluh vena memiliki semacam katup bekerja layaknya pompa untuk membuat darah berjalan ke jantung.

Namun terkadang darah tidak bisa berjalan dengan semestinya pada vena karena katup yang rusak,  sehingga darah berkumpul dan menyebabkan vena melebar.  Pelebaran pembuluh darah inilah yang kita sebut dengan varikokel.

Varikokel merupakan penyakit yang umum, dan tidak ada faktor resiko tertentu. Varikokel seringkali tidak jelas penyebab pastinya, terkadang muncul dan hilang sendiri tanpa perlu di obati.

Apa Saja Gejala Varikokel ?

Sekitar 15% pria dewasa secara umum memiliki varikokel, dan terjadi pada remaja sekitar 20%. Varikokel biasanya berkembang sangat lambat dan tidak menimbulkan masalah apapun sama sekali.

Meski seringkali tidak bergejala, tapi anda juga mungkin mendapati semacam urat-urat yang berkelok-kelok salah satu sisi kantung testis, diibaratkan seperti “kantung cacing” ketika diraba.

Selain itu pria yang mengalami varikokel terkadang juga mengalami ketidaknyamanan pada testis seperti rasa berat atau nyeri ringan terutama sesaat setelah berdiri terlalu lama. Nyeri ini bisa diatasi dengan berbaring terlentang dengan mengangkat satu bagian kaki.

Varikokel bisa menyebabkan nyeri yang lebih parah jika berkembang menjadi Tromboflebitis yaitu ketika darah membeku dan menyebabkan peradangan.

Resiko lebih besar dari Tromboflebitis ialah jika bekuan darah pecah dan masuk ke aliran darah bisa menimbulkan kondisi serius seperti penyumbatan pembuluh darah.

Pengaruh Varikokel Terhadap Kesuburan Pria

Varikokel sering dikaitkan menjadi salahsatu penyebab kemandulan pada pria. Hal ini terlihat dari persentase pria yang berkonsultasi mengenai masalah kesuburan dan diantaranya disebabkan karena mengalami varikokel.

Dari data terkini menunjukkan bahwa varikokel 35-40% muncul pada pria dengan kemandulan primer dan sekitar 70-80% terdapat pada pria dengan kemandulan sekunder.

Kemandulan primer mengacu pada pasangan yang belum memiliki anak sekurangnya setahun setelah program kehamilan. Sedangkan kemandulan sekunder lebih kepada pasangan yang sebelumnya sudah memiliki anak tapi tidak bisa mendapatkannya kembali.

Bagaimana Varikokel Mempengaruhi Kesuburan ?

Ada banyak teori tentang bagaimana varikokel bisa berakibat pada kesuburan. Tapi mayoritas peneliti setuju bahwa varikokel membawa darah hangat dari perut bawah menuju ke testis.

Testis akan bekerja normal dengan suhu lebih rendah 3 derajat dari suhu tubuh, sehingga darah hangat tersebut dapat mengganggu kinerja testis dalam memproduksi sel sperma dan hormon.

Teori lain menyebutkan bahwa kerusakan vena menyebabkan racun kimia dalam darah mengendap di testis. Normalnnya darah akan dibersihkan dengan bantuan ginjal, akan tetapi karena pada varikokel aliran darah terganggu, maka darah tidak dapat dibersihkan.

Varikokel mempengaruhi kesuburan pria kemungkinan melalui 4 cara, diantaranya :

  1. Produksi Sperma Menurun. Seperti dikatakan di atas, lingkungan testis yang terlalu hangat akan menurunkan produksi sperma (Azoospermia). Faktanya, setiap kenaikan 1 derajat suhu testis dapat menurunkan sekitar 40 % jumlah sel dalam sperma. Sedangkan 50%kemandulan pria bersumber dari jumlah sel sperma yang rendah.
  2. Menurunkan Testosteron. Data dari Johns Hopkins dan lembaga lainnya menunjukkan bahwa kadar testosteron akan semakin terpengaruh dari waktu ke waktu. Penurunan hormon testosteron berdampak pula pada menurunyya fungsi seksual.
  3. Kerusakan DNA Sperma. Studi menunjukkan pria yang memiliki varikokel pada testisnya cenderung memiliki kerusakan DNA sperma lebih tinggi dari yang lainnya. Selain itu, radang testis, pembengkakan testis, dan pertumbuhan testis abnormal juga memiliki efek yang sama.
  4. Kualitas Sperma Buruk. Peningkatan suhu ini juga dapat membunuh sperma, kemudian memaksa produksi sperma yang lebih cepat sehingga sperma tidak matang atau prematur. Hal inilah yang menyebabkan kualitasnya menurun.

Apa Pria Dengan Varikokel Sudah Pasti Mandul ?

Varikokel bisa menyebabkan kemandulan memang benar. Akan tetapi tidak berarti semua pria yang mengembangkan varikokel otomatis terdiagnosis mandul.

Kemandulan disebabkan banyak faktor yang mempengaruhinya, dan varikokel hanyalah salahsatu diantaranya. Perlu pemeriksaan lebih intensif untuk mengetahuinya.

Karena varikokel sangat umum dan biasanya tidak terdeteksi sepanjang hidup, sebanyak 15% populasi pria dengan varikokel dapat memiliki anak tanpa intervensi medis.

Dan juga pria dengan varikokel tersebut tidak mengalami masalah hormonal atau gejala mengganggu lainnya.

Jadi, memiliki varikokel bukanlah sebuah jaminan bahwa seorang pria akan mengalami masalah dengan kesuburan.

Kapan Varikokel Harus Diobati ?

Akan sangat penting untuk memiliki pendektan individual dalam menangani varikokel. Perlunya pengobatan atau tidak akan tergantung dari ukuran varikokel, pengaruhnya terhadap kesuburan dan juga seberapa mengganggu gejalanya.

Hal yang perlu dipertimbangkan juga ialah kondisi kesuburan istri. Ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah sulitnya mendapatkan anak memang murni karena varikokel atau bukan. Akan lebih baik jika masalah ini diputuskan bersama-sama.

Jika ternyata setelah dievaluasi hasilnya memang varikokel menjadi penyebab belum memiliki anak, pengobatan varikokel bisa menjadi sangat penting untuk memperbaiki kesuburan pria.

Karena memmang ada bukti kuat yang menunjukkan bahwa perbaikan varikokel dapat meningkatkan fungsi testis dan mencegah kerusakan testis lebih lanjut dari waktu ke waktu, tetapi ini berkorelasi erat dengan ukuran varikokelnya.

Lain halnya jika ternyata tidak ada dampak signifikan varikokel terhadap kesuburan pria, pengobatan tidak lagi diperlukan.

Penaganan terhadap varikokel akan dibutuhkan jika kondisinya seperti berikut :

  • Ada bukti objektif pengaruh varikokel terhadap kesuburan seperti misalnya analisa sperma
  • Status kesuburan istri baik atau sudah diobati
  • Tidak ada penyebab lain terhadap kemandulan pria misalnya, kerusakan tertentu, keganasan seperti kanker dan juga kelainan genetik.

Apa Saja Pengobatan Untuk Varikokel ?

Setidaknya ada 3 jalan pengobatan yang bisa dilakukan untuk mengatasi varikokel denagn terapi medis, yaitu :

  1. Embolisasi Varikokel. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan semacam kateter yang akan memblokir aliran darah ke vena yang terkena varikokel. Darah akan dialihkan ke vena yang berfumgsi dengan normal.
  2. Laparoskopi. Dokter akan membuat sayatan kecil diperut kemudian memasukkan kamera dan alat operasi kecil ke vena yang bermasalah.
  3. Varikokelektomi. Sejauh ini merupakan prosedur operasi yang banyak dilakukan dengan tingkat keberhasilan tinggi serta komplikasi pasca operasi yang lebih minim. Biaya yang dibutuhkan untuk operasi ini juga relatif lebih terjangkau.

Biasanya setelah menjalani perosedur operasi, dalam beberapa bulan produksi sperma dan testosteron  akan mengalami perbaikan sekitar 50%.

Meskipun begitu, berhasil atau tidaknya memiliki keturunan setelah operasi masih menjadi perdebatan dikalangan peneliti.

Leave a Reply