Sakit Saat Kencing, Wapadai Gejala Anyang-Anyangan

Sakit Saat Kencing, Wapadai Gejala Anyang-Anyangan

posted in: Kesehatan | 0
Sakit Saat Kencing

    Sakit Saat Kencing

Susah buang air kecil memang sangat menyiksa apalagi jika gejalanya juga disertai dengan sakit atau nyeri saat kencing, lengkaplah sudah penderitaan.

Sakit saat kencing sering disebut juga dengan anyang-anyangan dan merupakan gejala yang umun dialami oleh siapa saja dari anak kecil sampai orang tua.

Apakah yang menjadi penyebab munculnya anyang-anyangan ini dan bagaimana cara mengobatinya ?

Tanpa banyak basa-basi lagi, kita akan membahasnya secara lengkap dalam artikel ini.

Penyebab Sakit Saat Kencing

Rasa sakit saat kencing tergantung persepsi setiap orang, ada yang menyebutnya dengan nyeri, perih ataupun rasa seperti terbakar.

Rasa sakit mungkin bisa bersumber dari organ terkait dengan urinase seperti kandung kemih, uretra (saluran kencing) dan juga perineum (daerah antara kelamin dan anus) yang menandakan ada masalah pada salah satunya.

Beberapa penyebab nyeri saat kencing diantaranya yaitu :

  • Infeksi Saluran Kemih (ISK)

Infeksi merupakan penyebab umum dari anyang-anyangan. ISK bisa jadi merupakan dampak dari infeksi oleh bakteri ataupun karena peradangan dengan penyebab lain.

Sistem saluran kencing dimulai dari ginjal, ureter, kandung kemih dan uretra. Jika terjadi infeksi pada salah satu atau beberapa organ tersebut, maka bisa menyebabkan sakit ketika berkemih.

Wanita lebih beresiko terkena ISK karena saluran kencing wanita lebih pendek dari pada pria. Hal ini menyebabkan bakteri akan lebih cepat mencapai kandung kemih.

Wanita yang sedang hamil atau dalam masa menopause juga lebih beresiko terkena ISK.

  • Infeksi Prostat

Pria cenderung mengalami sakit saat kencing berkaitan dengan infeksi pada prostat, yaitu ketika kelenjar prostat meradang. Gejala yang mungkin dialami selain nyeri saat kencing ialah air kencing keluar sedikit-sedikit atau  tidak tuntas.

  • Penyempitan Uretra (Striktur)

Normalnya saluran kencing cukup lebar sehingga pengeluaran urin menjadi lancar. Terkadang uretra akan mengalami penyempitan yang menyebabkan susah kencing dan juga rasa nyeri. Lebih sering dialami oleh pria daripada wanita.

  • Radang Panggul

Radang panggul adalah peradangan pada beberapa organ dalam rongga panggul wanita seperti tuba falopi, indung telur, rahim dan sebagainya. Peradangan pada rongga panggul merupakan penyebab lain sakit kencing pada wanita.

  • Infeksi Menular Seksual

Hal kedua yang paling umum menjadi penyebab kencing sakit yaitu infeksi menular akibat hubungan seksual yang beresiko seperti sering berganti pasangan atau seks tidak menggunakan pengaman.

Beberapa penyakit seksual yang berkaitan dengan anyang-anyangan contohnya herpes simpleks, Klamidia dan Gonore. Untuk memastikannya perlu dilakukan pemeriksaan atau tes tertentu.

  • Batu Ginjal

Batu ginjal terbentuk dari endapan mineral dari sisa metabolisme tubuh. Endapan ini terbentuk dalam waktu lama sehingga mungkin sering tidak disadari.

Endapan akan semakin membesar dan membentuk seperti batu kerikil. Jika terbawa bersama aliran urin bisa menyumbat atau bahkan menimbulkan luka pada dinding saluran kemih.

Inilah yang kemudian membuat kencing terasa menyakitkan.

  • Efek Pengobatan  Tertentu

Terkadang anyang-anyangan tidak selalu disebabkan oleh infeksi. Beberpa prosedur pengobatan seperti terapi radiasi, Kemoterapi dan lainnya cenderung memiliki efek samping pada proses buang air kecil.

  • Penyebab Lainnya

Penggunaan produk seperti sabun atau parfum untuk area genital juga bisa menyebabkan sakit ketika kencing.

Jika anda memiliki kulit yang cenderung sensitif, bahan kimia pada produk tersebut memungkinkan terjadi iritasi yang berdampak pada kencing sakit.

Selain itu produk seperti deterjen dan pewangi pakaian juga berakibat hal yang sama.

Ciri Dan Gejala Kencing Anyang-Anyangan

Gejala utama pastinya nyeri atau rasa sakit saat kencing. Selain itu, sangat mungkin juga akan mengalami gejala lainnya, seperti :

  • Frekuensi buang air lebih sering
  • Kencing tidak tuntas dan keluar hanya sedikit-sedikit
  • Air kencing berbau lebih menyengat
  • Darah dalam air kencing
  • Demam ringan biasanya akibat infeksi bakteri
  • Nyeri perut bagian bawah dan juga pinggang

Pengobatan Anyang-Anyangan

Sebelum mengambil pengobatan tertentu akan lebih baik jika mengetahui penyebabnya apa, karena pengobatan yang salah pastinya tidak akan menimbulkan efek apapun pada sakit yang diderita.

Untuk sakit kencing yang disebabkan karena infeksi, dokter biasanya akan meresepkan antibiotik untuk mengurangi infeksi bakteri yang terjadi. Biasanya juga infeksi bakteri akan lebih cepat sembuh, asalkan antibiotik digunakan sesuai dosisnya.

Sementara jika gejala kencing sakit disebabkan oleh non-infeksi seperti misalnya iritasi bahan kimia maka sebaiknya dihindari penggunaan produk yang sering digunakan terutama untuk area genital.

Pencegahan Terhadap Anyang-Ayangan

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan agar terhindar dari resiko terkena anyang-anyangan :

  • Jika kulit anda termasuk sensitif jangan gunakan produk pembersih organ genital terutama perempuan
  • Gunakan kondom saat berhubungan seksual, apalagi jika sering berganti-ganti pasangan untuk menghindari penularan penyakit seksual
  • Perbanyak minum air putih
  • Jangan sering menahan ketika ingin buang air kecil
  • Hindari alkohol, minuman kafein, makanan pedas dan asam serta pemanis buatan.

Jika ternyata gejala anyang-anyangan tidak kunjung sembuh bahkan lebih parah, sebainya segera periksakan ke dokter. Penanganan lebih cepat tentu akan sangat membantu penyembuhannya.

Leave a Reply